Kabupaten – Bupati Afirudin secara resmi menutup kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Kwartir Cabang KKRI di lapangan utama. Acara ini menjadi momen penting bagi ratusan pramuka penggalang untuk menunjukkan hasil latihan mereka selama dua hari penuh. Selain itu, Bupati menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan harus mampu membentuk karakter generasi muda yang tangguh serta mandiri.
Membentuk Mentalitas Generasi Muda yang Tangguh
Pada awalnya, para peserta mengikuti berbagai lomba ketangkasan dan kerja sama tim yang sangat menantang. Oleh karena itu, setiap anggota pramuka belajar cara memecahkan masalah dengan cepat saat berada di alam terbuka. Meskipun cuaca cukup terik, namun semangat para siswa tetap membara hingga rangkaian acara penutupan berakhir.
Kemudian, Bupati Afirudin memberikan pesan khusus agar para peserta membawa pulang ilmu yang bermanfaat ke sekolah masing-masing. Sebab, pembinaan karakter melalui pramuka merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah kita. Sehingga, pemerintah daerah akan terus mendukung setiap kegiatan positif yang melibatkan organisasi kepemudaan secara rutin.
Apresiasi bagi Panitia dan Peserta Terbaik
Selanjutnya, pihak panitia mengumumkan daftar pemenang lomba dari berbagai kategori prestasi yang tersedia. Sebab, penghargaan ini bertujuan untuk memacu semangat kompetisi yang sehat di antara gugus depan sekolah. Oleh sebab itu, Bupati sendiri yang menyerahkan piala
Baca juga:Pemkot Baubau Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan

serta piagam penghargaan kepada para juara di atas panggung utama.
Saat ini, seluruh peserta sudah mulai merapikan perlengkapan berkemah dan bersiap untuk kembali ke rumah. Bahkan, suasana haru mewarnai momen perpisahan antar anggota pramuka yang berasal dari berbagai kecamatan yang berbeda. Sebagai tambahan, petugas keamanan memastikan bahwa area perkemahan dalam kondisi bersih kembali sebelum semua orang meninggalkan lokasi.
Harapan bagi Kemajuan Pramuka KKRI
Sebagai kesimpulan, penutupan Persami KKRI ini menandai suksesnya program pengembangan bakat siswa di tingkat kabupaten. Di sisi lain, Bupati berharap agar nilai-nilai kedisiplinan tetap melekat dalam diri setiap peserta di kehidupan sehari-hari. Akhirnya, kegiatan ini sukses menciptakan ikatan persaudaraan yang semakin kuat di antara para tunas bangsa.